BPKP Kawal Peningkatan Kinerja PD PAL

“Atas nama PD Pengelolaan Air Limbah (PAL) Kota Banjarmasin, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPKP Provinsi Kalimantan Selatan atas kemitraan dan dukungan  BPKP dalam mendukung peningkatan kinerja PD PAL,” demikian pernyataan  Direktur PD PAL, Rahmatullah mengawali  diseminasi hasil penyusunan key performance indicator.

Diseminasi dilaksanakan Senin (9/11), bertempat di ruang rapat Kepala Perwakilan Kalimantan Selatan. Hadir dalam kesempatan tersebut adalah Direktur PD PAL didampingi oleh seluruh jajaran manajemen. Sedangkan Tim BPKP langsung dipimpin oleh Kepala BPKP Kalsel, Sumitro didampingi oleh Kepala Bidang Akuntan Negara, Saryanto beserta seluruh  tim asistensi.

Mengawali paparan hasil evaluasi, Sumitro menyatakan bahwa seluruh kegiatan yang dilakukan BPKP, baik  yang bersifat assurance maupun consulting,  bertujuan untuk meningkatkan nilai dan kinerja perusahaan. BPKP datang menjadi mitra agar kinerja menjulang, dan bukan mencari-cari kesalahan  untuk menjadikan perusahaan  tumbang.

Lebih lanjut Kepala BPKP Kalsel menyampaikan bahwa seiring dengan Perpres 192/2014, BPKP merumuskan kiprah pengawasannya dalam empat fokus yang dikenal dengan catur darma BPKP. Keempat fokus terbut adalah, pengawalan pembangunan, peningkatan ruang fiskal, pengamanan aset dan peningkatan tata kelola (governance). Dalam hal BPKP memberikan asistensi dalam penyusunan KPI adalah salah satu bentuk kiprah BPKP dalam memberikan dukungan dalam peningkatan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

Substansi KPI,  yang dipaparkan oleh Saryanto, adalah ukuran kinerja pada tingkat entitas yang digolongkan dalam tiga aspek kinerja. Ketiga aspek tersebut adalah aspek keuangan, operasional dan administrasi. Lebih lanjut diuraikan bahwa setiap aspek dijabarkan dalam parameter-parameter yang sungguh-sungguh menjadi penanda tingkat keberhasilan perusahaan. Untuk mencapai angka agregat kinerja setiap aspek dan parameter diberikan bobnot yang prosesnya melalui focus group discussion, sehingga diperoleh pembobotan yang obyektif.

Mengakhiri desiminasi Kepala BPKP Kalsel menyatakan kesediaan BPKP Kalsel untuk terus mengawal kinerja PD PAL. Pengawalan tidak hanya terbatas pada perumusan dan evaluasi kinerja namun juga masalah-masalah lain,  seperti manajemen risiko, manajemen aset, dan substansi lain  dalam rangka peningkatan tata kelola perusahaan yang baik.

Sumber : http://www.bpkp.go.id/kalsel.bpkp (Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan)

 

[envira-gallery id=”922″]

Leave a Reply