BADAN PENGAWAS PD PAL KOTA BANJARMASIN BERKUNJUNG KE IPAL BOJONGSOANG PDAM TIRTAWENING KOTA BANDUNG

Kesehatan lingkungan di Indonesia masih memprihatinkan. Belum optimalnya sanitasi di Indonesia ini ditandai dengan masih tingginya angka kejadian penyakit infeksi dan penyakit menular dimasyarakat. Terdapat program nasional Pemerintah yang disebut dengan Universal Accsess 100 0 – 100 (100% akses air minum, 0% kawasan kumuh perkotaan dan 100% akses sanitasi (air limbah, persampahan dan drainase)). Demi tercapainya target tersebut diperlukan dorongan optimalisasi perencanaan, pemrograman, penganggaran, pengendalian, komitmen, perhatian Pemerintah Daerah serta Sumber Daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi dibidangnya.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kompetensi SDM salah satunya yang dilakukan Badan Pengawas PD PAL Kota Banjarmasin yaitu Studi Banding ke PDAM Tirtawening Kota Bandung dalam rangka mengetahui informasi pengelolaan kepegawaian dan pelaksanaan kegiatan fisik terkait air limbah. Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Badan Pengawas PD PAL Kota Banjarmasin di PDAM Tirtawening Kota Bandung yaitu diskusi dan melakukan kunjungan lapangan ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Bojongsoang.

Sistem pengolahan air limbah yang digunakan oleh PDAM Tirtawening Kota Bandung memang berbeda dengan yang digunakan oleh PD PAL Kota Banjarmasin. Namun memiliki tujuan yang sama yaitu, merubah mindset masyarakat agar sadar arti pentingnya sanitasi terutama dalam hal mengolah limbah domestik. Salah satu tantangan Pemerintah Kota dibidang sanitasi yaitu masih rendahnya kepedulian masyarakat dalam hal mengolah limbah domestik. Melalui instansi terkait seperti PD PAL kota Banjarmasin dan PDAM Tirtawening diharapkan dapat memberikan edukasi, menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mau mengolah limbah domestik demi menjaga kelestarian lingkungan.

[envira-gallery id=”1182″]

Leave a Reply