Limbah Kotori Sungai – Biaya Menjadi Mahal

Rabu, 29/1/2014
Sumber – RADAR BANJARMASIN – BANJARMASIN – Sungai di Banjarmasin tak henti-hentinya tercemar. Penyebabnya, diantaranya sanitasi yang tidak sehat dari warga, erosi tanah, limbah industri, limbah domestik, pencemaran dari peternakan dan perikanan, luapan air kotor dan septictank, serta kontaminasi air hujan. Akibatnya, air sungai menjadi di bawah baku mutu.
Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Hamdi mengatakan, pihaknya di tahun 2013 telah melakukan pemeriksaan terhadap kualitas air sungai. Sepuluh titik telah diperiksa dan dengan parameter yang relatif. Tak semua di bawah baku mutu dan tak semua di atas baku mutu.
“Parameter yang kami lakukan ada Total Suspended Solid (TSS), Chemical Oxygen Demand (COD), Besi (Fe). Dan untuk sungai Martapura kami tetapkan sebagai sungai dengan spesifikasi kelas satu,” ujarnya kemarin.
Pihaknya sedang melakukan inventarisir dan perhitungan limbah air kemarin. Sementara untuk hasil di 2013, 51 persen limbah domestik, 47 persen limbah dari sektor peternakan dan perikanan, dan 2 persen merupakan limbah institusi (rumah sakit, hotel dan restoran).
Ia mengatakan, jika dapat menangani permasalahan limbah air sebanyak 25 persen tentunya akan meningkatkan kualitas sumber air. “Saat ini kami sedang melakukan pengendalian terhadap limbah domestik,” ujarnya.
Dengan kondisi air yang semakin keruh jelas untuk menjadikan air minum memerlukan biaya yang besar. Ia khawatir jika air sungai seperti ini terus, maka biota air akan berkurang. Biota air bisa mati dengan kondisi air yang tercemar, atau mungkin biota air mencari air yang lebih bersih,”tegasnya.
Sekadar diketahui, TSS merupakan tempat berlangsungnya reaksi-reaksi kimia yang heterogen, dan berfungsi sebagai bahan pembentuk endapan yang paling awal dan dapat menghalangi kemampuan produksi zat organik di suatu perairan. COD menunjukkan jumlah oksigen (mg O2) yang ada dalam senyawa oksidan yang dibutuhkan untuk menguraikan seluruh senyawa organik yang terkandung dalam 1 liter limbah cair. Fe merupakan kandungan besi. (mr-131/ma/tri)

Leave a Reply