PD PAL KOTA BANJARMASIN CIPTAKAN KADER AIR LIMBAH

Kota Banjarmasin terkenal dengan sebutan Kota Seribu Sungai. Banyak aktivitas yang dilakukan masyarakat Kota Banjarmasin di sungai seperti, perdagangan, transportasi, mandi, cuci bahkan urusan buang hajat pun di sungai. Berbagai hal yang dilakukan di sungai memang sudah menjadi budaya sejak dulu. Perkembangan zaman yang semakin modern membuat sungai di Kota Banjarmasin kurang terhiraukan. Tanpa disadari, sungai di Kota Banjarmasin sekarang berkurang dan mulai tercemar. Alasan dari hal tersebut yaitu kurangnya kepedulian dan kesadaran masyarakat dengan kondisi sungai saat ini. Salah satu hal yang menjadi penyumbang tercemarnya sungai yaitu, limbah keluarga atau rumah tangga dalam hal ini adalah ativitas MCK. Limbah rumah tangga yang langsung dibuang ke sungai tanpa pengolahan terlebih dahulu inilah yang dapat menyebabkan kondisi sungai menjadi kurang baik.

Melihat hal tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Perusahaan Daerah Pengelola Air Limbah (PD PAL) mengajak masyarakat Banjarmasin untuk peduli dan sadar betapa pentingnya mengelola limbah domestic atau rumah tangga sebelum dibuang ke sungai. Banyak manfaat yang didapatkan bila limbah domestic diolah terlebih dahulu seperti, mengurangi pencemaran sungai di Kota Banjarmasin, kesehatan masyarakat terjaga, investasi masa depan untuk generasi penerus dan lain sebagainya. Salah satu hal yang dilakukan oleh PD PAL demi mewujudkan masyarakat yang sadar dan peduli sanitasi terutama mengelola air limbah yaitu melaui kegiatan TOT (Training of Trainer) Tim Sosialisasi dan Kader Penyiapan Masyarakat Pembangunan Prasarana Air Limbah Kota Banjarmasin dengan tema Wanita Tulang Punggung Masa Depan Sanitasi Indonesia. Dalam kegiatan ini Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Perusahaan Daerah Pengelola Air Limbah (PD PAL) bekerja sama dengan sAIIG (Australia Indonesia Infrastructure Grant Phase 2), yang mana tujuan programnya yaitu mendukung strategi nasional dalam rangka mewujudkan Universal Akses 100-0-100. PD PAL Kota Banjarmasin pun diminta mampu untuk memberikan pelayanan air limbah kepada seluruh masyarakat Kota Banjarmasin demi mewujudkan Kota Banjarmasin yang bersih dan nyaman.

Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Hermansyah selaku Wakil Walikota Banjarmasin dan dihadiri oleh Andrew Mc. Lernon selaku Team Leader sAIIG serta pihak – pihak yang turut serta dalam urusan sanitasi di Kota Banjarmasin. Dalam kesempatannya berhadir di kegiatan ini, Andrew Mc. Lernon menyatakan bahwa, Tingkat kesadaran masyarakat terhadap sanitasi masih rendah sehingga masih sedikit pula yang mengelola limbah rumah tangganya bersama PD PAL. Terus terang Pemerintah Australia akan membantu Pengelolaan Air Limbah di Kota Banjarmasin dengan membangun sistem jaringan yang baik sehingga masyarakat dapat menikmati sanitasi yang baik pula.

Berbagai kalangan yang mengikuti TOT (Training of Trainer) Tim Sosialisasi dan Kader Penyiapan Masyarakat Pembangunan Prasarana Air Limbah Kota Banjarmasin seperti, PKK Kota Banjarmasin, organisasi pemuda, komunitas peduli sungai, Dinas terkait, Sanitarian, Kelurahan dan BKM. Kegiatan yang berlangsung mulai dari Selasa Rabu, 24 25 Mei 2016 bertujuan untuk menciptakan kader-kader sosialisasi baru yang berasal dari daerah layanan PD PAL, yang nantinya akan menjadi bagian dari Tim Sosialisasi yang bisa menjalankan fungsinya sebagai ujung tombak marketing Sambungan Rumah (SR), Penyiapan Masyarakat, Complain Handling dan Problem Solving ke warga komunitasnya (daerah layanan) secara efektif, mandiri dan berkelanjutan. Rangkaian kegiatannya seperti, Diskusi Panel, Focus Group Discussion, Penyusunan Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) dan Kunjungan Lapangan ke PD PAL Kota Banjarmasin.

[envira-gallery id=”1057″]

Leave a Reply