Tiga Negara Bantu Pengelolaan Air Limbah Banjarmasin

Sumber : www.beritasore.com

Tiga negara menyatakan akan membantu pengelolaan air limbah di Kota Banjarmasin melalui Perusahaan Daerah Pengelolaan Air Limbah (PD PAL ) Banjarmasin.

Direktur PD PAl, Muh Muhidin, kepada pers di Banjarmasin, Kamis, [12/03]  membenarkan bantuan dari tiga negara yaitu Jepang, Australia, dan Belanda.

Negara Jepang memalui JICA selain membantu pengelolaan air limbah Banjarmasin juga mebantu pengelolaan air limbah di Kota Palembang Sumatra Setalan.

Pihak Jepang sudah dua kali datang ke Banjarmasin dalam kaitan pemberian bantuan tersebut, untuk mencermati bentuk bantuan yang yang akan diberikan, dan hasil kunjungan tersebut mereka tertarik membantu penyediaan laboratorium.

Sementara Australi dari sebuah lembaga di sana menyatakan bersedia membantu bisnis plan PD PAL, serta bantuan teknis lainnya. Kalau Belanda masih belum tahu bentuk bantuan yang akan diberikan karena baru mengirimkan orang mereka, pada Kamis (12/3) ini, jadi belum tahu bantuk bantuannya.

“Kita berharap bantuan mereka benar-benar bisa meningkatkan kapasitas pengelolaan air limbah di Banjarmasin yang kini sudah mengkhawatirkan,” katanya.

Menyinggung pencemaran air limbah di Banjarmasin, ia menyebutkan sudah pada tarap yang mengkhawatirkan, air sungai dan air lingkunan permukiman penduduk tercemar berat tinja manusia, karena kebiasaan warga yang membuang tinja langsung ke sungai. Muhidin menyebutkan akibat pencemaran tinja tersebut maka air lingkungan Banjarmasin tidak sehat, karena tinja mengandung bakteri coli.

Baktari coli di sungai Banjarmasin tercatat 16000 PPM, sementara batas baku mutu hanya 30 PPM, begitu tingginya pencemaran tinja di wilayah ini.

Selain itu, kondisi tempat penampngan tinja atau kakus rumah-rumah penduduk di Banjarmasin kebanyakan dibuat tidak standar, akhirnya tinja mencemari air di sekitar kakus dan mengalir ke mana-mana.

Bukan hanya pencemaran tinja yang relatif tinggi pada lingkungan Banjarmasin tetapi juga buangan air limbah rumah tangga juga tingi, ditambah pencemaran industri dan sebagainya akhirnya air di Kota Banjarmasin sudah tidak sehat lagi.

Oleh karena itu, Pemko Banjarmasin melalui PD Ipal berusaha mencegah pencemaran air limbah dan air limbah rumah tangga dan industri itu kemudian diolah hingga bersih agar lingkungan juga bersih, tambahnya.

Menyinggung kondisi PD Ipal yang berdiri sejak beberapa tahun ini cukup menggembirakan, karena sudah memiliki tiga lokasi pengolahan air limbah berkapasitas 500 meter kubik per hari.

Rencananya untuk mengurangi pencemaran tersebut akan ada 14 titik lokasi, sehingga kian banyak air limbah yang diolah kemudian baru dibuang ke lingkungan agar lingkungan tetap sehat.

Leave a Reply