TIM EVALUASI PROGRAM AIR MINUM DAN AIR LIMBAH BERKUNJUNG KE KOTA BANJARMASIN

Tim Evaluasi Program Hibah Air Minum dan Air Limbah dari Department of Foreign Affair and Trade (DFAT) Australia mengunjungi Balai Kota Banjarmasin untuk melihat pelaksanaan dan capaian program bantuan tersebut. Kedatangan tim yang terdiri dari Dr. Juliet Willets, Marcus Howard, Jan Edward dan Nikhilesh Bhattarcharrya, diterima langsung oleh Sekda Kota Banjarmasin Drs. H. Hamli Kursani. Pemerintah daerah menginginkan Banjarmasin tidak hanya mendapatkan hibah, tapi ke depannya bisa mendapatkan kerja sama permanen dari Pemerintah Australia dalam menangani permasalahan limbah.

Kerjasama permanen itu bisa berbentuk kerjasama antar dua Kota yang dalam hal ini antara Pemko Banjarmasin dan Pemerintah Australia, sehingga penanganan limbah di Kota Banjarmasin dapat tertangani dengan maksimal. Hal senada juga dikatakan Asisten Bidang Perekonomian Setdako Banjarmasin, H. Hamdi, dari 10 titik pantauan limbah yang dipasang di kawasan Sungai Martapura dan Sungai Barito, pencemaran terbesar berasal dari limbah domestik.
Sementara itu, Direktur PD PAL Kota Banjarmasin H. Rahmatullah, SE menjelaskan hingga saat ini jumlah sambungan yang terpasang sebanyak 188 unit, dengan rincian 55 unit sudah selesai terpasang dan 133 unit proses pengajuan verifikasi.Program hibah Air Minum dan Air Limbah dari Department of Foreign Affair and Trade (DFAT) dimulai sejak tahun 2013 yang kemudian dilanjutkan hingga tahun 2020. Bentuk bantuan yang diberikan Pemerintah Australia itu berupa sambungan pipa sanitasi sebanyak 2.900 sambungan. Pertemuan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Berintegrasi Balaikota Banjarmasin itu, dihadiri juga Kepala Bakeuda Kota Banjarmasin H. Subhan Noor Yaumil, Kepala Bappeda Kota Banjarmasin Drs. H. Sugito Said, dan jajaran PDAM Kota Banjarmasin.

Setelah berkunjung ke Pemerintah Kota Banjarmasin kemudian dilanjutkan kunjungan lapangan ke PD PAL Kota Banjarmasin yang setelah itu dilanjutkan dialog dengan warga penerima hibah di Kelurahan Sungai Andai. Sebelum berdialog dengan warga, Tim Evaluasi disambut oleh Plt. Lurah Sungai Andai, Norrahmawati, S.AP. Perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Elkana Catur Hardiansyah mengatakan tim yang terdiri dari Dr. Juliet Willets, Marcus Howard, Jan Edward dan Nikhilesh Bhattarcharrya melakukan evaluasi ini sehubungan bantuan yang telah dikucurkan melalui dana hibah.

Direktur PD PAL Kota Banjarmasin, H. Rahmatullah mengatakan penerima dana hibah air limbah di Sungai Andai ini pemasangannya sampai pemakaian 6 bulan digratiskan. Namun setelah itu penerima hibah diminta untuk membayar secara normal sesuai prosedur dan aturan berlaku yaitu 25% dari pembayaran air bersih melalui pembayaran PDAM.

Sumber : Kalimantan Post





Leave a Reply